Cara Interpretasi data Univariat dan Bivariat



DATA NUMERIK

Statistics
Umur Ibu
N
Valid
50
Missing
0
Mean
25.10
Median
24.00
Std. Deviation
4.850
Minimum
19
Maximum
35

Tabel.1 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Umur Ibu di Wilayah X Tahun X
Variabel
Mean
Median
SD
Minimal-Maksimal
Umur
25.10
24.0
4.85
19-35

Hasil analisis didapatkan rata-rata umur ibu adalah 25.10 tahun dengan median 24.00 dan standar deviasi 4.85 tahun. Umur termuda 19 tahun dan umur tertua 35 tahun.

Statistics
Berat Badan Ibu
N
Valid
50
Missing
0
Mean
56.60
Median
55.00
Std. Deviation
9.001
Minimum
45
Maximum
75

Tabel.2 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Berat Badan Ibu di Wilayah X Tahun X
Variabel
Mean
Median
SD
Minimal-Maksimal
Berat Badan Ibu
56.60
55.00
9.001
45-75

Hasil analisis didapatkan rata-rata berat badan ibu  adalah 56.60 tahun dengan median 55.00 dan standar deviasi 9.001 tahun. Berat badan ibu terendah 45 kg dan terberat 75 kg.

Statistics
Kadar Hb ibu pengukuran pertama
N
Valid
50
Missing
0
Mean
10.348
Median
10.200
Std. Deviation
1.3848
Minimum
7.2
Maximum
13.2

Tabel.3 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Kadar Hb Ibu Pengukuran Pertama di Wilayah X Tahun X
Variabel
Mean
Median
SD
Minimal-Maksimal
Hb1
10.348
10.200
1.3848
7.2-13.2

Hasil analisis didapatkan rata-rata kadar Hb Ibu  pengukuran pertama 10.348 dengan median 10.200 standar deviasi 1.3848. Kadar Hb Ibu pengukuran pertama terendah 7.2 dan tertinggi 13.2

Statistics
Kadar Hb ibu pengukuran kedua
N
Valid
50
Missing
0
Mean
10.860
Median
11.100
Std. Deviation
1.0558
Minimum
9.1
Maximum
13.3

Tabel.4 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Kadar Hb Ibu Pengukuran Pertama di Wilayah X Tahun X
Variabel
Mean
Median
SD
Minimal-maksimal
HB2
10.860
11.100
1.0558
9.1-13.3

Hasil analisis didapatkan rata-rata kadar Hb Ibu  pengukuran kedua 10.860 dengan median 10.100 standar deviasi 1.0558. Kadar Hb Ibu pengukuran kedua terendah 9.1 dan tertinggi 13.3

Statistics
Berat Badan Bayi
N
Valid
50
Missing
0
Mean
3170.00
Median
3150.00
Std. Deviation
584.232
Minimum
2100
Maximum
4100

Tabel.5 Distribusi Frekuensi Berdasarkan Berat Badan Bayi di Wilayah X Tahun X

Variabel
Mean
Median
SD
Minimal-maksimal
BB bayi
317.00
3150.00
584.232
2100-4100

Hasil analisis didapatkan rata-rata Berat badan bayi 3170.00 dengan median 3150.00 dan standar deviasi 584.232. Berat badan bayi terendah 2100 dan tertinggi 4100

 
DATA KATEGORIK

Pendidikan Ibu


Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
SD
10
20.0
20.0
20.0
SMP
11
22.0
22.0
42.0
SMU
16
32.0
32.0
74.0
PT
13
26.0
26.0
100.0
Total
50
100.0
100.0


Tabel 1. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pendidikan Ibu Di Wilayah X Tahun X

NO
Pendidikan Ibu
F
%
1
SD
10
20
2
SMP
11
22
3
SMA
16
32
4
PT
13
26
Total
50
100

Dari Tabel.1 Diketahui distribusi frekuensi pendidikan Ibu dari 50 responden di wilayah X tahun X SD 10 orang (20%), SMP 22 orang (22%), SMA 16 orang (32%) dan PT 13 orang (26%)


Pekerjaan Ibu


Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
Bekerja
25
50.0
50.0
50.0
Tidak Bekerja
25
50.0
50.0
100.0
Total
50
100.0
100.0




Tabel 2. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pekerjaan Ibu Di Wilayah X Tahun X

NO
Pekerjaan Ibu
F
%
1
Bekerja
25
50
2
Tidak Bekerja
25
50
Total
50
100

Dari Tabel.1 Diketahui distribusi frekuensi pekerjaan ibu dari 50 responden di wilayah X tahun X sama jumlahnya antara ibu yang bekerja dengan tidak bekerja, yaitu 25 orang (50%) bekerja dan 50 orang (50%) yang tidak bekerja.


Asi Ekslusif


Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
Tidak
24
48.0
48.0
48.0
Ya
26
52.0
52.0
100.0
Total
50
100.0
100.0


Tabel 3. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pemberian Asi Ekslusif Di Wilayah X Tahun X

NO
Pemberian Asi Eklusif
F
%
1
Tidak
24
48
2
Ya
26
52
Total
50
100

Dari Tabel.3 Diketahui distribusi frekuensi pemberian ASI eklusif dari 50 responden di wilayah X tahun X yang memberikan ASI eklusif 26 orang (52%).







Bari Baru Lahir segera mungkin diberi ASI


Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
STS
7
14.0
14.0
14.0
TS
19
38.0
38.0
52.0
KS
9
18.0
18.0
70.0
S
4
8.0
8.0
78.0
SS
11
22.0
22.0
100.0
Total
50
100.0
100.0


Tabel 4. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pemberian ASI Segera Di Wilayah X Tahun X

No
Segera di beri ASI
F
%
1
STS
7
14
2
TS
19
38
3
KS
9
18
4
S
4
8
5
SS
11
22
Total
50
100

Dari Tabel.4 Diketahui distribusi frekuensi pemberian ASI segera dari 50 responden di wilayah X tahun X yang tidak setuju memberikan ASI segera  19 orang (38%) dan setuju 4 orang (8%)


Bayi Baru Lahir diberi Kolostrum


Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
STS
16
32.0
32.0
32.0
TS
9
18.0
18.0
50.0
KS
9
18.0
18.0
68.0
S
16
32.0
32.0
100.0
Total
50
100.0
100.0


Tabel 5. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pemberian Kolostrum Di Wilayah X Tahun X

No
Pemberian Kolostrum
F
%
1
STS
16
32
2
TS
9
18
3
KS
9
18
4
S
16
32
Total
50
100

Dari Tabel.5 Diketahui distribusi frekuensi pemberian kolostrum segera dari 50 responden di wilayah X tahun X yang sangat tidak setuju sama jumlahnya dengan yang setuju yaitu 16 orang (32%) dan yang tidak setuju sama jumlahnya dengan kurang setuju yaitu 9 orang (18%).


Bayi sejak lahir sampai 4 bulan hanya diberi ASI saja


Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
STS
7
14.0
14.0
14.0
TS
20
40.0
40.0
54.0
KS
2
4.0
4.0
58.0
S
19
38.0
38.0
96.0
SS
2
4.0
4.0
100.0
Total
50
100.0
100.0


Tabel 6. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pemberian ASI 0-4 bulan Di Wilayah X Tahun X

No
Pemberian ASI 0-4 bulan
F
%
1
STS
7
14
2
TS
20
40
3
KS
2
4
4
S
19
38
5
SS
2
4
Total
50
100
Dari Tabel.6 Diketahui distribusi frekuensi pemberian ASI 0-4 bulan dari 50 responden di wilayah X tahun X yang tidak setuju 20 orang (40%) dan yang setuju sama jumlahnya dengan kurang setuju yaitu 2 orang (4%).


ASI diberikan sampai 2 tahun


Frequency
Percent
Valid Percent
Cumulative Percent
Valid
STS
12
24.0
24.0
24.0
TS
18
36.0
36.0
60.0
KS
1
2.0
2.0
62.0
S
19
38.0
38.0
100.0
Total
50
100.0
100.0


Tabel 7. Distribusi Frekuensi Berdasarkan Pemberian ASI sampai 2 tahun Di Wilayah X Tahun X

No
Pemberian ASI sampai 2 tahun
F
%
1
STS
12
24
2
TS
18
36
3
KS
1
2
4
S
19
38
Total
50
100

Dari Tabel.7 Diketahui distribusi frekuensi pemberian ASI sampai 2 tahun dari 50 responden di wilayah X tahun X yang setuju 19 orang (18%) dan yang kurang setuju 1 orang (2%)

Komentar

Postingan Populer